Jakarta

Nike berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 740 karyawan di kantor pusat dunia di Oregon, Amerika Serikat (AS). Ada apa?

Dikutip dari Reuters, Sabtu (20/4/2024), langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya perusahaan mengendalikan keuangan perusahaan di saat mengalami penurunan pendapatan di paruh pertama tahun ini.

Nike juga sempat memprediksi bahwa akan terjadi penurunan pendapatan pada paruh pertama 2025, karena ke depan perusahaan mengurangi beberapa waralaba.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam surat pemberitahuan kepada karyawan, Wakil Presiden Nike Michele Adams mengatakan PHK akan dilakukan mulai 28 Juni 2024. Sebelumnya, Nike pada Desember mengumumkan rencana penghematan biaya US$ 2 miliar selama tiga tahun ke depan.

Kemudian pada Februari mengatakan akan memangkas sekitar 2% dari total tenaga kerjanya, atau lebih dari 1.600 orang dari sekitar 83.700 karyawan menurut data 31 Mei 2023.

Saham perusahaan sempat sedikit naik pada perdagangan setelah jam kerja. Namun, jika direkapitulasi selama setahun telah menurun hampir 13%.

Tidak hanya Nike, beberapa perusahaan di AS dan Kanada telah mengumumkan gelombang PHK baru. Langkah itu untuk memangkas biaya di tengah ketidakpastian permintaan.

(ada/ara)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *