Jakarta

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi bercerita tentang pengalamannya ‘diteror’ Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui telepon selama masa mudik Lebaran 2024. Adapun telepon tersebut berlangsung setiap hari.

Budi Karya mengatakan, telepon tersebut dimaksudkan untuk memberi semangat selama pelaksanaan mudik. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu hal yang mendukung kelancaran dan keberhasilan pengaturan mudik kali ini.

“Saya bisa katakan ini suatu keberhasilan, berhasil kita semua. Tidak lain juga karena kepemimpinan presiden yang dari ke hari pantau, tentu beliau tahu persis apa yang terjadi di lapangan. Tapi memberikan semangat, dari hari ke hari kami ditelpon,” kata Budi Karya, dalam acara Penutupan Pos Angkutan Lebaran 2024, di kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi Karya menilai, hal ini menunjukkan bahwa komunikasi dua arah antara dirinya, seluruh stakeholder mudik, dan Jokowi berjalan baik. Atas hal ini, ia juga turut menyampaikan terima kasih kepada Jokowi karena bisa mengawal dan berkolaborasi bersama.

Selain itu, menurutnya kolaborasi bersama Korlantas Polri, TNI, serta Kementerian/Lembaga (KL) lainnya juga membantu menyukseskan gelaran mudik kali ini. Kolaborasi tidak hanya terjadi di Pulau Jawa, namun dari Aceh hingga Papua.

Adapun berdasarkan catatan Kementerian Perhubungan bersama salah satu provider besar Indonesia, tercatat selama libur kemarin ada 242 juta pergerakan. Angka ini meningkat jauh dibandingkan prediksi sebelumnya yang hanya di 192 juta. Diperkirakan 70% masyarakat RI melangsungkan mudik.

“Saat akhir saya melaporkan kepada presiden, kami sudah menjalani kegiatan ini dan presiden menyampaikan apresiasi dan memberikan catatan hal-hal yang perlu dievaluasi. Oleh karenanya kami berterima kasih karena pak Presiden begitu intens memberikan suatu catatan-catatan dan ingin mendapatkan informasi secara detail.” ujarnya.

(eds/eds)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *