Jakarta

Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan Pabrik Minyak Makan Merah di Deli Serdang, Sumatera Utara. Minyak makan merah disebut-sebut punya harga yang lebih murah daripada minyak goreng di pasaran.

“Harga minyak makan merah ini lebih murah dari minyak goreng yang ada di pasaran. Artinya, barang ini bisa bersaing di pasar, bisa bersaing dan harganya kompetitif,” kata Jokowi mengutip laman Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Selain murah, Jokowi mengungkapkan bahwa minyak makan merah mengandung vitamin dan gizi yang baik untuk tubuh. Dalam minyak tersebut terdapat kandungan Vitamin A dan E yang terjaga dengan baik.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Ini sudah dicoba oleh beberapa chef dan mereka menyampaikan, ‘Pak, minyak makan merah ini beda, lebih enak, dan dicek gizinya lebih baik’,” ujar Jokowi.

Lantas, berapa harga minyak makan merah di pasaran? Lalu apa saja kandungan gizi yang terdapat dalam minyak tersebut? Berikut penjelasannya.

Harga Minyak Makan Merah

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan dirinya yakin jika minyak makan merah bakal laku di pasaran. Sebab, dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI beberapa waktu lalu, Teten menjelaskan harga minyak makan merah dijual lebih murah daripada minyak goreng di pasaran.

Harga minyak makan merah dibanderol Rp 14.500 tanpa subsidi pemerintah. Sementara itu, harga minyak makan merah dengan subsidi bisa lebih murah, yakni sekitar Rp 8.000 saja.

“Saya bilang kepada pak presiden, ‘pak tanpa subsidi kita bisa bilang (harganya) Rp 14.000 hingga Rp 15.000, tetapi kalau disubsidi Rp 6.000, kita bisa jual Rp 8.000. Laku di rakyat’,” kata Teten mengutip Antara.

Meski harganya murah, Teten mengungkapkan jika minyak makan merah memiliki kualitas baik dan sudah teruji. Hal ini dibuktikan oleh sejumlah penelitian.

“Bahkan dicoba dengan suhu tinggi pun (aman). Sudah diuji oleh PPKS (pusat penelitian kelapa sawit) menggunakan deep fried 175 (derajat Celcius) sampai (digunakan) beberapa kali (aman),” paparnya.

Apa Itu Minyak Makan Merah?

Minyak makan merah adalah minyak yang diperoleh dari rafinasi tanpa pemucatan (bleaching) dan deodorisasi, dan melalui fraksinasi minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil atau CPO) yang digunakan sebagai minyak goreng, bahan baku pangan, ditambahkan pada pangan, dikonsumsi langsung sebagai tambahan asupan zat gizi, atau sebagai fortifikan minyak goreng sawit dan bahan baku nutrasetikal.

Penjelasan di atas berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Minyak Makan Merah berbasis Koperasi.

Minyak makan merah memiliki warna yang berbeda dari minyak lainnya. Warna merah dari minyak tersebut berasal dari kelapa sawit yang memang berwarna merah tua.

Soalnya, selama proses produksi, minyak makan merah tidak melalui proses penyulingan atau bleaching seperti minyak goreng sawit biasa. Hal itu yang menyebabkan warnanya merah terang mencolok dan memiliki aroma yang kuat.

Kandungan Gizi Minyak Makan Merah

Menurut Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) yang dilansir laman resmi Kementerian Pertanian, minyak makan merah mengandung senyawa fitonutrien yang meliputi karoten sebagai sumber vitamin A, tokoferol dan tokotrienol sebagai vitamin E, serta squalene.

Maka dari itu, minyak makan merah berpotensi digunakan untuk pangan fungsional, yakni sebagai salah satu bahan pangan yang anti-stunting.

Sebab, asam oleat dan asam linoleat yang terkandung dalam minyak makan merah berfungsi untuk pembentukan dan perkembangan otak, transportasi dan metabolisme pada anak.

Minyak makan merah juga dapat digunakan untuk menumis bahan pangan, salad dressing, bahan baku margarine, shortening, dan lain sebagainya.

Demikian pembahasan mengenai harga minyak makan merah serta kandungan gizi di dalamnya. Semoga artikel ini dapat membantu detikers

Simak Video “Jokowi Resmikan Pabrik Minyak Makan Merah di Deli Serdang Sumut
[Gambas:Video 20detik]

(ilf/fds)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *