Jakarta

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan terima kasih kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati terkait tambahan anggaran yang diusulkannya beberapa waktu lalu. AHY menyebut Sri Mulyani menyambut baik permintaannya.

Sebelumnya, AHY sempat meminta tambahan anggaran Rp 675 miliar untuk menjalankan program-program prioritas pertanahan. Usulan tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi II DPR RI, Senin (25/3/2024) lalu.

Dia bilang, anggaran menjadi salah satu kendala bagi kementerian dipimpinnya untuk menjalankan program-program pertanahan. Padahal dia berharap besaran dana yang sudah dialokasikan Sri Mulyani cukup untuk merampungkannya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kemenkeu yang secara positif merespons. Waktu itu menyampaikan mohon ada tambahan anggaran,” ujar AHY saat ditemui di kantor Kementerian ATR/BPN Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2024).

Dia mencontohkan anggaran yang telah dialokasikan untuk program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tidak mencukupi dari target yang telah ditetapkan. Dia bilang, alokasi dana saat ini hanya mampu menuntaskan 5,8 juta bidang tanah terdaftar melalui PTSL.

“Karena dari target 9 juta bidang yang kita tuntaskan untuk PTSL berdasarkan anggaran dimiliki mampu 5,8 juta. Belum bicara RDTR, belum pelayanan lainnya. Jadi yang jelas selalu menjadi tantangan kami terkait sumber daya anggaran,” jelasnya.

Adapun hambatan lainnya dengan kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM). Meski begitu, dia menegaskan pihaknya selalu melibatkan partisipasi masyarakat dalam menjalankan programnya, misalnya dalam pengukuran tanah, pemasangan batas patok, hingga pemetaan tanah.

Dia bilang semua tugas Kementerian ATR/BPN tidak bisa dijalankan secara lancar dengan hanya melibatkan jajarannya saja. Untuk itu, partisipasi masyarakat menjadi salah satu cara mengatasinya.

(ara/ara)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *