Jakarta

Setiap negara di dunia memiliki standar biaya hidup layak yang berbeda-beda. Kondisi ini biasanya dipengaruhi mulai dari rata-rata pendapatan warga, harga tempat tinggal, harga kebutuhan bahan pokok baik barang dan jasa, serta faktor lainnya.

Tingginya biaya hidup ini sering kali akan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat yang tinggal di negara itu. Terlebih bagi mereka yang yang memiliki pendapatan rendah.

Sebab, sering kali biaya hidup yang tinggi dapat menyulitkan mereka untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti tempat tinggal, utilitas, bahan makanan, pakaian, dan lain-lain.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu biaya hidup yang tinggi juga dapat membuat suatu negara jadi kurang menarik bagi wisatawan dan ekspatriat. Apalagi bagi para wisatawan yang memiliki rata-rata penghasilan lebih sedikit dibandingkan negara itu.

Lantas negara mana saja yang memiliki biaya hidup paling mahal di dunia? Melansir dari World Population Review, Rabu (17/4/2024), berikut daftar 10 negara dengan biaya hidup per bulan termahal di dunia 2024.

1. Monako: US$ 3.743 atau Rp 60,63 juta
2. Kepulauan Cayman: US$ 2.844 atau Rp 46,07 juta
3. Swiss US$ 2.497 atau Rp 40,45 juta
4. Irlandia US$ 2.316 atau Rp 37,51 juta
5. Liechtenstein US$ 2.306 atau Rp 37,35 juta
6. Islandia: US$ 2.207 atau Rp 35,75 juta
7. Singapura: US$ 2.169 atau Rp 35,14 juta
8. Luksemburg: US$ 2.163 atau Rp 35,04 juta
9. Norwegia US$ 2.074 atau Rp 33,59 juta
10. Amerika Serikat US$ 1.951 atau Rp 31,60 juta

Sebagai tambahan informasi, data-data tersebut dikumpulkan World Population Review dari tiga lembaga statistik yakni Living Cost, Numbeo, dan Global Economy. Setiap lembaga memiliki cara perhitungan, metodologi, hingga faktor-faktor yang dianalisis berbeda-beda.

Sedangkan untuk nilai rupiah biaya hidup di negara-negara tersebut dihitung berdasarkan kurs Rp 16.200/dolar AS.

(fdl/fdl)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *