Jakarta

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto hari ini menggelar halalbihalal bersama para pegawainya. Halalbihalal digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat.

Dalam sambutannya, Airlangga menyinggung soal kondisi memanasnya perang Iran-Israel. Di situasi darurat itu, ia mengapresiasi pegawainya yang tetap datang saat diundang rapat pada Senin (15/4), meski masih dalam momen libur Lebaran.

“Kemarin saya undang rapat alhamdulillah datang semua. Rapat untuk mempersiapkan terkait global shock akibat Iran dan Israel,” kata Airlangga di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Airlangga berharap agar ketegangan di Timur Tengah segera mereda alias terjadi deeskalasi. Meski begitu, berbagai kebijakan untuk merespons global shock tetap dipersiapkan.

“Kami berharap terjadi deeskalasi, namun sebagai kantor yang bertanggung jawab di bidang perekonomian, kita harus mempersiapkan terhadap berbagai shock. Kita belum selesai dari global shock perang Ukraina masih ada, Israel-Gaza masih ada. Dunia cannot afford another war (tidak mampu menanggung perang lagi),” ucap Airlangga.

“Jadi itu pesan, tadi rapat dengan presiden, semua minta untuk mengendalikan diri terutama dalam negara-negara yang bertikai di Timur Tengah,” tambahnya.

Belum lagi adanya berbagai tantangan di dalam negeri seperti pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi dan suku bunga. Airlangga mengingatkan pegawainya untuk bekerja lebih keras lagi, pasalnya dunia sedang tidak baik-baik saja.

“Saya yakin hal-hal ini menjadi PR kita bersama dalam 1-2 bulan ke depan, karena ini menjadi kunci di tahun akhir dari pemerintahan presidensi Bapak Joko Widodo dan Pak Ma’ruf Amin. Sehingga pertumbuhan harus tetap kita jaga dan delivery dari PSN bisa juga dicapai di akhir tahun ini. Dengan demikian kita harus bekerja lebih keras karena dunia juga tidak baik-baik saja,” pungkasnya.

(aid/rrd)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *