Jakarta

Harga emas sepanjang 2024 terus mengalami kenaikan. Harganya kembali mencetak rekor kembali sepanjang sejarah pada Kamis (4/4) lalu, berada di level Rp 1.283.000 per gram.

Direktur Jaringan, Operasional, dan Penjualan Pegadaian, Eka Pebriansyah mengatakan salah satu penyebab harga emas tinggi karena masih menjadi instrumen investasi yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi global. Eka menilai emas masih diminati masyarakat, terbukti dari meningkatnya transaksi emas di Pegadaian.

“Nah Pegadaian ini didominasi oleh emas, perhiasan emas, emas batangan, dan sebagainya. Kita tahu tahun 2024 harga emas naiknya luar biasa. Ketika The Fed nahan suku bunga yang punya duit ini mereka mau ke mana larinya? Makanya kemudian larinya banyak ke emas. Ketika permintaan emas tinggi otomatis nilainya naik,” katanya di Pegadaian Kebon Nanas, Jakarta Timur, Jumat (5/4/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, emas juga menjadi instrumen investasi yang sederhana sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat. Menurutnya, emas juga kebal terhadap inflasi sehingga nilainya tetap terjaga bahkan cenderung semakin tinggi.

“Paling tinggi tetap emas karena emas simple kan. Nilainya semakin tinggi dan tahan terhadap inflasi. Jadi, nggak ada ruginya simpan emas,” jelasnya.

Dia pun memperkirakan situasi ini akan terus terjadi sepanjang tahun ini. Hal inilah menjadi kesempatan masyarakat berbondong-bondong membeli emas. Apalagi kebiasaan masyarakat Indonesia membeli emas saat harganya sedang tinggi.

“Karena harga emas tinggi, Wah kita beli nih besok jangan-jangan harganya makin naik lagi,” imbuhnya.

(ara/ara)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *