Jakarta

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap, pemerintah telah menjalankan sejumlah program perlindungan sosial (perlinsos) pada kondisi tertentu. Sebut Airlangga, program perlinsos itu di antaranya ialah pada saat pandemi COVID-19.

Hal itu disampaikan Airlangga dalam sidang sengketa Pilpres 2024. Program perlinsos itu meliputi bansos paket sembako PPKM, bantuan subsidi upah, bantuan pelaku usaha mikro, bantuan tunai PKL, warung dan nelayan, serta bantuan kuota internet.

“Program perlinsos pada kondisi tertentu sebagai berikut, di masa pandemi COVID beberapa perlinsos antara lain bansos sembako PPKM,” katanya di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Jumat (5/4/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, ada juga program bantuan untuk antisipasi kenaikan harga komoditas global. Dia mengatakan, pemerintah menyalurkan BLT BBM sebagai kompensasi dari kenaikan harga BBM.

“Dan kebijakan ini sebagai kompensasi harga Pertalite yang naik Rp 7.650 menjadi Rp 10.000 pada tahun 2022 dan dibayarkan secara sekaligus untuk 4 bulan,” katanya.

Selanjutnya, pemerintah juga memiliki program bantuan untuk menghadapi risiko global. Program ini berupa kebijakan BLT El Nino, bantuan pangan dan BLT Mitigasi Risiko Pangan.

“Pada saat terjadi risiko global 2023 dan 2024 pemerintah mengeluarkan kebijakan BLT El Nino dan bantuan pangan untuk menghadapi dampak dari pergantian musim dari kemarau ke musim hujan dan dikhawatirkan badai El Nino dapat mengganggu produksi beras serta mengurangi daya beli masyarakat. Dan tahun 2024 terdapat BLT mitigasi kenaikan harga pangan yang ditargetkan terealisasi di semester I 2024. Ini di berdasarkan UU Nomor 9 Tahun 2023 tentang APBN di Pasal 20,” paparnya.

(acd/rir)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *