Jakarta

Jumlah korban luka akibat gempa bumi magnitudo 7,2 di Taiwan timur meningkat melampaui 1.000 orang. Departemen Pemadam Kebakaran Taiwan mencatat jumlah korban luka akibat bencana ini mencapai 1.058 orang.

Dilansir Reuters, Kamis (4/4/2024), gempa berpusat di wilayah timur Hualien yang sebagian besar merupakan wilayah pedesaan yang populasinya sedikit. Bencana terjadi saat warga bersiap untuk berangkat ke sekolah dan kerja.

Sementara itu sembilan orang dinyatakan meninggal dunia. Otoritas berwenang juga mengumumkan menemukan lokasi rombongan 50 pekerja hotel yang sempat dinyatakan hilang. Mereka diketahui melakukan perjalanan ke sebuah resort di kawasan Taman Nasional Taroko.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak pemadam menyebut rombongan tersebut terjebak di jalan raya lintas pulau yang melintasi jurang, yang menghubungkan Hualien dengan pantai barat Taiwan. Evakuasi diperkirakan baru terlaksana pada Kamis Petang.

Selain itu pada Kamis pagi, helikopter penyelamat mengevakuasi enam orang yang terjebak di area pertambangan. Lalu jalur kereta api ke Hualien dibuka kembali pada Kamis. Meskipun satu stasiun pedesaan di utara kota Hualien masih ditutup karena mengalami kerusakan.

Di kota Hualien, orang-orang yang sempat terjebak di reruntuhan bangunan juga telah diselamatkan. Masyarakat sekitar memilih tidur di luar rumah karena terjadi gempa susulan lebih dari 300 kali.

Banyak warga memilih tidur di tenda-tenda darurat karena takut kembali ke rumah mereka. “Gempa susulan sangat mengerikan dan belum berhenti. Saya takut tidur di dalam rumah,” katanya.

(ily/ara)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *