Jakarta

Gempa bumi berkekuatan M 7,5 mengguncang wilayah Taiwan, Rabu (3/4) pagi. Gempa terjadi pada pukul 07:58 waktu setempat dengan pusat 18 kilometer (11 mil) selatan kota Hualien dan kedalaman 34,8 kilometer (21 mil).

Melansir dari CNN Internasional, gempa terkuat yang terjadi sepanjang 25 tahun terakhir itu menyebabkan bangunan roboh dan rusaknya jalan raya. Setidaknya ada 26 bangunan roboh, 15 di antaranya berada di Kabupaten Hualien.

Dari video-video yang beredar di media sosial, terlihat banyak kendaraan terpental di jalan raya dan jembatan yang berguncang keras.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Batu-batu besar juga terlihat berserakan di Jalan Raya Suhua, di sepanjang pantai timur Taiwan. Beberapa terowongan juga rusak, termasuk satu terowongan yang terbelah dua.

Akibatnya, Biro Jalan Raya Cabang Teknik Pemeliharaan Distrik Timur Taiwan mencatat setidaknya terdapat sembilan batu runtuh dan terjadi tanah longsor di sepanjang Jalan Suhua, Jalan Raya Provinsi 9.

Jalan raya lain yang menghubungkan pantai barat dengan timur Taiwan juga tercatat mengalami rusak akibat batu-batu yang berjatuhan. Pada saat yang sama, ada 12 mobil tertabrak dan sembilan orang terluka.

Kemudian guncangan ini mengakibatkan aliran listrik di beberapa bagian ibu kota Taipei terputus alias padam. Bahkan dalam pemberitaan Reuters dan Sky News, operator jaringan listrik Taipower menyebut terdapat lebih dari 87.000 rumah tangga di negara itu padam akibat gempa.

Selain padamnya aliran listrik, gempa ini juga mengakibatkan sejumlah bangunan di Taiwan mengalami kerusakan parah. Kerusakan terjadi paling parah terjadi di kota Hualien, karena berada paling dekat dengan pusat gempa.

Masih belum cukup, Jaringan Kereta Berkecepatan Tinggi Taiwan (THSR) juga ikut mengumumkan penghentian seluruh operasional mereka akibat gempa dasyat itu. Penghentian operasional ini juga termasuk layanan pemesanan tiket.

Karena itu pihak manajemen kemudian menyampaikan permohonan maaf atas penghentian operasional tersebut. Mereka bilang pihaknya sedang menangani masalah ini.

Selain itu, THSR juga telah mendirikan posko tanggap darurat. Hal ini dilakukan untuk mengindentifikasi jalur, stasiun, dan fasilitas lainnya.

Selain itu, semua penerbangan dari prefektur Okinawa dan Kagoshima ditunda menyusul peringatan tsunami di daerah tersebut. Juru bicara bandara Hideaki Tsurudo mengatakan penerbangan ke dan dari bandara Naha di Okinawa dilanjutkan setelah peringatan tsunami diturunkan.

(hns/hns)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *