Jakarta

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) baru-baru ini meluncurkan Prospera’. Layanan keuangan eksklusif dan komprehensif yang menyasar segmen emerging affluent, atau kelompok masyarakat kelas menengah.

Nama ‘Prospera’ mengandung unsur kata ‘sejahtera’ atau ‘prosperity’, yang bermakna BTN mendukung nasabah tidak hanya dalam mencapai kekayaan materi, tetapi juga melibatkan keseimbangan hidup dan kebahagiaan melalui berbagai macam tujuan finansial nasabah.

“Kami memahami dan mengerti bahwa setiap individu memiliki kesempatan dan potensi yang luar biasa, yang perlu diwujudkan dan diselaraskan dengan kebutuhan masing-masing dari mereka. BTN Prospera hadir dengan solusi perbankan dan keuangan yang tepat untuk membantu nasabah dalam mengoptimalkan kekayaan secara jangka panjang,” ujar Direktur Distribution and Institutional Funding BTN Jasmin beberapa waktu lalu, dikutip Selasa (2/4/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jasmin mengatakan layanan BTN Prospera menyasar nasabah segmen emerging affluent yang memiliki dana simpanan sekitar Rp 100-Rp 500 juta. Layanan BTN Prospera diharapkan menjadi batu loncatan bagi para nasabah menuju segmen lanjutan, yaitu BTN Prioritas, yang merupakan kategori untuk nasabah pemilik dana dengan nilai di atas Rp 500 juta.

Dia menjelaskan layanan BTN Prospera menawarkan banyak keuntungan bagi nasabah. Sejumlah benefit tersebut berbasis pada tiga keistimewaan untuk mengelola potensi yang besar dari setiap nasabah sesuai pribadi mereka, yakni pertumbuhan kekayaan (Wealth Growth), stabilitas keuangan (Financial Stability), dan pemenuhan gaya hidup serta manfaat loyalty (Lifestyle and Loyalty).

Di samping itu, nasabah BTN Prospera juga dapat menikmati beragam produk dan layanan perbankan dan keuangan yang tersedia di BTN secara eksklusif, baik secara offline maupun digital. Sebagai contoh, nasabah akan mendapatkan layanan eksklusif dari 128 Prospera Banking Officer (PBO) yang tersedia di 81 Kantor Cabang dan 541 Kantor Cabang Pembantu di seluruh Indonesia.

Para PBO siap memberikan pendampingan untuk bisnis dan pengelolaan kekayaan (Business & Wealth Advisory) nasabah. Tidak hanya itu, nasabah akan mendapatkan berbagai informasi terkini mengenai pengembangan bisnis dan investasi melalui layanan business corner, e-booklet, dan saran lainnya.

Tak cuma itu saja, nasabah BTN Prospera juga bisa mengakses berbagai fitur dan layanan melalui kanal digital BTN, seperti BTN Mobile dan Internet Banking Business. Sebagai bentuk apresiasi bagi kesetiaan nasabah, BTN memberikan manfaat loyalty melalui BTN Spekta Poin dan PLUS: Loyalty Platform.

Jasmin menyebut inisiatif BTN Prospera merupakan salah satu upaya strategis perseroan dalam meningkatkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) hingga akhir tahun 2023 yang telah mencapai Rp 349,93 triliun. Selain itu, BTN Prospera diharapkan turut mendorong peningkatan Fee Based Income (FBI) dan penyaluran kredit perseroan.

Diketahui berdasarkan survei yang dilakukan Hakuhodo Institute of Live and Living (Hill) ASEAN pada 2023 tercatat sebanyak 10% dari populasi di kawasan ASEAN merupakan segmen emerging affluent, dan 9% dari total populasi Indonesia masuk dalam kategori tersebut. Survei tersebut memperkirakan, masyarakat segmen emerging affluent akan bertumbuh tiga kali lipat pada tahun 2023 dan 2024.

Melihat potensi yang besar, pihaknya menargetkan BTN Prospera bisa mendorong pertumbuhan dana portfolio nasabah BTN Prospera dan membidik nasabah baru lebih dari 6.000 nasabah dengan total target pertumbuhan dana mencapai Rp 8 triliun hingga akhir tahun ini.

Simak Video “Allure Mansion, Hunian Strategis Tepi Kota
[Gambas:Video 20detik]

(prf/ega)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *