Jakarta

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan salah satu sistem pembayaran yang populer digunakan masyarakat dan memudahkan untuk melakukan berbagai transaksi. Oleh sebab itu, apakah QRIS juga bisa digunakan untuk membayar tarif tol?

Ketua Gugus Tugas Lebaran Astra Infra 2024, Rinaldi menjawab pertanyaan apakah bisa membayar tol menggunakan QRIS. Ia mengatakan, tol yang dikelola pihaknya belum bisa menggunakan pembayaran menggunakan QRIS.

Pihaknya masih memprioritaskan pembayaran menggunakan uang elektronik yang dikeluarkan bank. Astra Infra merupakan pengelola tol Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan, dan Tol Jombang Mojokerto.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Sampai saat ini kita tidak mempersiapkan infrastruktur itu (pembayaran QRIS). Jadi kita tetap masih fokus dengan uang elektronik yang dikeluarkan oleh bank,” ucap Rinaldi di Hotel Grandhika, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2024).

Corporate Secretary and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana memberi pernyataan serupa. Ia mengatakan QRIS saat ini masih belum bisa digunakan di 36 tol Jasa Marga.

Menurut Lisye, perlu proses yang panjang untuk bisa menggunakan teknologi tersebut di jalan tol. Walhasil, ia juga melihat sampai saat ini belum ada BUJT yang sudah mengaplikasikan QRIS sebagai metode pembayaran jalan tol.

“Ini proses panjang, kita perlu ada verifikasi dengan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, untuk proses tersebut,” terangnya.

“Jadi kalau ditanya apakah Badan Usaha Jalan Tol ada yang menggunakan QRIS saat ini itu belum ada karena mengikuti karakteristik dari pengguna jalan tolnya, infrastrukturnya, itu dirasa masih memadai dari metode yang ada saat ini,” pungkasnya.

(ara/ara)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *