Jakarta

Harga beras diprediksi akan menurun. Hal ini sejalan dengan menurunnya harga gabah di musim panen. Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi) meyakini penurunan harga gabah diprediksi akan berpengaruh pada harga beras.

Panen disebut terjadi pada Maret dan akan mencapai puncaknya bulan April 2024.

“Bicara produksi beras, sekarang ini sedang panen. Kita lihat sudah terjadi penurunan harga gabah. Penurunan harga gabah pasti akan diikuti oleh turunnya harga beras, meski tidak langsung,” kata Ketua Umum Perpadi Sutarto Alimoeso dalam acara Apel Siaga Pengamanan Pasokan dan Harga Jelang Idul Fitri 2024, di Kantor Perum Bulog Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (1/4/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penurunan harga beras memang tidak akan langsung terjadi tetapi membutuhkan waktu. Kini harga gabah sudah di kisaran Rp 5.000-6.000/kg.

“Kalau ini dibandingkan dengan Februari lalu, ini sudah sangat turun. Di samping itu kita tahu bahwa beberapa provinsi sudah panen, dan panen besar,” jelasnya.

Dia meminta pemerintah agar menetapkan harga pembelian pemerintah (HPP) baru untuk harga gabah agar tidak anjlok sangat dalam. Ia memperkirakan harga gabah akan terus bergerak turun seiring dimulainya panen raya.

“Supaya tidak terjun bebas, diperkirakan sampai Mei harga bisa pada posisi terendah,” jelasnya.

Sebagai informasi, dalam catatan Badan Pusat Statistik (BPS) komoditas beras masih mengalami inflasi 2,06% secara bulanan dan memberikan andil inflasi 0,09% pada Maret 2024. Tekanan inflasi ini sudah mulai menurun seiring kegiatan panen raya alias peningkatan produksi beras.

“Pada Maret 2024 tekanan inflasi beras terlihat mulai melemah seiring dengan mulainya panen raya. Artinya terjadi peningkatan produksi beras di domestik,” kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers, Senin (1/4/2024).

BPS juga mencatat Harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani pada Maret 2024 berada di angka Rp 6.736/kg. Harga itu sudah mulai turun 7,24% secara bulanan, namun masih melonjak 27,71% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kemudian harga Gabah Kering Giling (GKG) pada Maret 2024 senilai Rp 8.121/kg, sudah turun 5,47% secara bulanan tetapi masih meroket 34,22% secara tahunan. Penurunan harga beras secara bulanan juga terjadi di tingkat penggilingan yakni 0,87% menjadi Rp 14.150/kg, tetapi masih naik 25,21% secara tahunan.

(ada/kil)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *